Selasa, 3 Februari 2015

Soalan 218: Sifat Ibu Al-Qaim disebut dalam Injil

Soalan 218:
بسم الله الرحمن الرحيم
Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani,

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته.    
Salam atas kamu rahmat Allah serta keberkatanNya

Saudara dalam Jawatankuasa Jawapan (Lujnah Al-Ijabah), saya inginkan jawapan Al-Syed Ahmad Al-Hassan (as) pada soalan berikut walaupun ia telah dijawab atau disebut sebelum ini dalam jawapan saudara, saya mengharapkan dari beliau dan Terima kasih.

Soalan: Dalam Ziarah Umm Al-Qaim (as) (Salam atas kamu wahai Yang diterangkan dalam Injil) [14], Adakah keterangan ini disebut di dalam Injil?

Dan selawat Allah atas Muhammad dan keluarga Muhammad, para Imam dan Mahdi-mahdi dan limpahan salam pengiktirafan..

dan semoga Allah memberikan ganjaran kepada kamu.

Dihantar oleh: Ahmad – Iraq

Jawapan:
           
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، وصلى الله على محمد وآل محمد الأئمة والمهديين وسلم تسليماً كثيراً.

Dengan nama Allah, Yang Maha Pemurah, lagi Maha Mengasihani,
Segala puji tertentu bagi Allah, Tuhan sekalian alam. Dan selawat Allah atas Muhammad dan keluarga Muhammad, para Imam dan Mahdi-mahdi dan limpahan salam pengiktirafan.

Ia adalah sifat Umm Al-Qaim (as): dalam Perjanjian Baru - Wahyu: Bab XII:

(1) Maka tampaklah suatu tanda besar di langit: Seorang perempuan berselubungkan matahari, dengan bulan di bawah kakinya dan sebuah mahkota dari dua belas bintang di atas kepalanya.
(2) Ia sedang mengandung dan dalam keluhan dan penderitaannya hendak melahirkan ia berteriak kesakitan.
(3) Maka tampaklah suatu tanda yang lain di langit; dan lihatlah, seekor naga merah padam yang besar, berkepala tujuh dan bertanduk sepuluh, dan di atas kepalanya ada tujuh mahkota.
(4) Dan ekornya menyeret sepertiga dari bintang-bintang di langit dan melemparkannya ke atas bumi. Dan naga itu berdiri di hadapan perempuan yang hendak melahirkan itu, untuk menelan Anaknya, segera sesudah perempuan itu melahirkan-Nya.
(5) Maka ia melahirkan seorang Anak laki-laki, yang akan menggembalakan semua bangsa dengan gada besi; tiba-tiba Anaknya itu dirampas dan dibawa lari kepada Allah dan ke takhta-Nya.
(6) Perempuan itu lari ke padang gurun, di mana telah disediakan suatu tempat baginya oleh Allah, supaya ia dipelihara di situ seribu dua ratus enam puluh hari lamanya.
(7) Maka timbullah peperangan di sorga. Mikhael dan malaikat-malaikatnya berperang melawan naga itu, dan naga itu dibantu oleh malaikat-malaikatnya,
(8) tetapi mereka tidak dapat bertahan; mereka tidak mendapat tempat lagi di sorga.
(9) Dan naga besar itu, si ular tua, yang disebut Iblis atau Satan, yang menyesatkan seluruh dunia, dilemparkan ke bawah; ia dilemparkan ke bumi, bersama-sama dengan malaikat-malaikatnya.
(10) Dan aku mendengar suara yang nyaring di sorga berkata: "Sekarang telah tiba keselamatan dan kuasa dan pemerintahan Allah kita, dan kekuasaan Dia yang diurapi-Nya, karena telah dilemparkan ke bawah pendakwa saudara-saudara kita, yang mendakwa mereka siang dan malam di hadapan Allah kita.
(11) Dan mereka mengalahkan dia oleh darah Anak Domba, dan oleh perkataan kesaksian mereka. Karena mereka tidak mengasihi nyawa mereka sampai ke dalam maut.
(12) Karena itu bersukacitalah, hai sorga dan hai kamu sekalian yang diam di dalamnya, celakalah kamu, hai bumi dan laut! karena Iblis telah turun kepadamu, dalam geramnya yang dahsyat, karena ia tahu, bahwa waktunya sudah singkat."
(13) Dan ketika naga itu sadar, bahwa ia telah dilemparkan di atas bumi, ia memburu perempuan yang melahirkan Anak laki-laki itu.
(14) Kepada perempuan itu diberikan kedua sayap dari burung nasar yang besar, supaya ia terbang ke tempatnya di padang gurun, di mana ia dipelihara jauh dari tempat ular itu selama satu masa dan dua masa dan setengah masa.
(15) Lalu ular itu menyemburkan dari mulutnya air, sebesar sungai, ke arah perempuan itu, supaya ia dihanyutkan sungai itu.
(16) Tetapi bumi datang menolong perempuan itu. Ia membuka mulutnya, dan menelan sungai yang disemburkan naga itu dari mulutnya.
(17) Maka marahlah naga itu kepada perempuan itu, lalu pergi memerangi keturunannya yang lain, yang menuruti hukum-hukum Allah dan memiliki kesaksian Yesus.
[Terjemahan Baru http://www.jesoes.com/]

                                                    
Ahmad Al-Hassan
        



✡✡✡✡✡

________________________

[14] - Menurut Kitab Al-Mizar : dan kemudian kembali kepada Al-‘Askari (shalawatu Allah 3alahima), berhenti di makam Umm Al-Hujjah (as) dan berkata: Salam atas Rasulullah Al-Shadiq Al-Amin, Salam atas Maulana Amir Al-Mukminin, Salam atas Al-Aimmah hujjaj-hujjaj golongan Kanan, Salam atas ibu Al-Imam dan penyimpan rahsia pemegang Ilmu, dan yang membawa bagi memuliakan makhluk hidup, Salam atas kamu, wahai ibu yang redha lagi diredhai, Salam atas kamu, wahai yang seperti ibu Musa dan anak Hawari Isa, Salam atas kamu, wahai ibu Al-Taqiyah Al-Naqiyah, Salam atas kamu, wahai ibu yang redha dan diredhai. Salam atas kamu, wahai yang diterangkan dalam Injil, yang diucapkan oleh Roh Allah Al-Amin dan didoa dan disanjung Muhammad Penghulu Para Rasul, dan pemegang rahsia-rahsia Tuhan sekalian alam, Salam atas kamu dan atas bapa-bapa kamu Al-Harawiyin, Salam atas kamu dan atas suami kamu. Salam atas kamu dan atas badan dan roh kamu yang suci. Aku bersaksi bahawa kamu telah melakukan sebaik-baik penjagaan dan memenuhi amanah, dan bekerja keras dalam keredaan Allah, dan bersabar kerana Allah, dan memelihara rahasia Allah, dan membawa Waliy Allah, dan menyelesai dalam menjaga hujah Tuhan, dan kamu mahu menghubungkan anak-anak Rasul Allah, mengenal hak mereka, mengimani kebenaran mereka, mengiktiraf kedudukan mereka, cepat memahami tentang mereka, amat kasihkan mereka, yang mengesankan hati. Aku bersaksi bahawa kamu berpandangan jauh urusanmu, menjejaki orang-orang soleh, redha dan meredhakan, sejati soleh suci, Allah redha terhadapmu dan kamu meredhaiNya, menjadikan syurga rumah dan kediamanmu, Dan bagi kamu yang utama yang baik-baik apa yang kamu utamakan, dan memberikan kamu kemuliaan apa yang mencukupkan kamu, maka itulah yang diberikan Allah kepada kamu dari kemuliaan pekerjaan kamu. ..) Al-Mizar oleh Muhammad bin Al-Musyahidiy: halaman 660..

Tiada ulasan: